Dandim Bersama Kapolres Bolmong Kolabirasi Aamankan Wilayahnya
KOTAMOBAGU– Tragedi
teror bom yang terjadi di Surabaya, tidak hanya mendapat dari aparat
Keamanan Polri, namun perhatian dan antisipasi juga dilakukan oleh
Komando Distrik Militer (Kodim) 1303 Bolmong. Menurut Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf.
Sigit Dwi Cahyono, meskipun peristiwa terjadinya teror bom berada di
Surabaya namun kewaspadaan dan langkah antisipasi juga dilakukan di
daerah khususnya di wilayah Bolaang Mongondow.
“Setiap prajurit harus meningkatkan
kewaspadaan baik secara perseorangan maupun satuan. Selain itu, Agar
setiap Koramil meningkatkan Pengamanan Pangkalan jangan sampai terjadi
di Kodim 1303/BM dengan melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap
orang yang keluar masuk Asrama/Satuan,” ungkap Dandim, Minggu (13/05). Tak hanya itu saja, pihaknya juga
meningkatkan Apintel untuk melaksanakan Deni dan Ceni terhadap
pergerakan ancaman teroris dengan memanfaatkan informasi dari jaring
intel/Ter maupun masyarakat semaksimal mungkin. Lanjut Dandim, pihak Kodim dan jajaran
akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian khususnya Polres
Bolmong untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.
“Tetap menjaga Sinergitas dengan
Kepolisian dalam melaksanakan tugas di lapangan dengan aktif
melaksanakan patroli gabungan dengan Aparat terkait di wilayah,” kata
Dandim. Tak lupa dirinya, menghimbau kepada
masyarakat untuk waspada terhadap orang asing atau tak dikenal yang ada
di wilayahnya (wajib lapor) serta menghimbau aktifkan Poskamling di
RT/RW.“Tetap tingkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan laporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan,” imbaunya.

Komentar
Posting Komentar