Kolonel Purn Cornelius Supit, Generasi Muda Harus Di Bekali Kemampuan Dalam Menghayati Ideologi Bangsa
Tondano, -Kodim 1302 Minahasa terus bersilaturahmi dengan segenap sesepuh
TNI, khususnya Legiun veteran Republik Indonesia (LVRI), Pepabri dan
PPAD, bertempat di aula Kodim Minahasa Jumat 23 Maret 2018.
Komandan kodim 1302 Minahasa, Letkol Infanteri Juberth Nixon Purnama
S.Th yang juga sebagai pembina di LVRI, Pepabri dan PPAD kabupaten
Minahasa terus melakukan kegiatan komunitas sosial (Komsos) bersama
keluarga besar TNI (KBT) demi mempertahankan NKRI.
Perwira seksi teritorial (Pasi ter) Kodim Minahasa kapten infantri juris
Sahese mewakili Dandim Minahasa dalam memberikan materi tentang
Pancasila kepada segenap anggota LVRI, Pepabri,dan PPAD di aula Makodim
Minahasa mengatakan,"Salah satu yang menjadi himbauan pemerintah adalah
penghayatan tentang 4 pilar kebangsaan,yakni:
Bhineka tunggal Ika
Pancasila
UUD 45
NKRI.
Lanjut Pasi ter Kodim Minahasa,Pancasila adalah dasar negara bangsa
Indonesia, sebagai falsafah hidup,sebagai ideologi Negara,dan juga
sebagai pandangan hidup bangsa kita yang harus di jaga dan di
pertahankan demi tegak NKRI,terang kapten infantri Juris Sahese.
Kepada seluruh anggota LVRI, Pepabri, PPAD, kolonel Purn Cornelius Supit
mengatakan, generasi muda harus di bekali dengan kemampuan tentang
penghayatan Ideologi Bangsa demi mempertahankan NKRI di atas
segala-galanya,ungkap ayah dari Mayjen TNI George Supit.
Lebih lanjut mantan wakil walikota Bitung mengatakan, sebagai orang tua
wajib memberikan arahan, nasehat bahkan memberikan pandangan yang hakiki
kepada generasi muda sekarang ini tentang menghayati Pancasila yang
adalah kekuatan bangsa kita,yang tidak bisa di tawar menawar lagi karena
Pancasila adalah dasar negara yang harus di jaga dan di pertahankan.
Dulu semasa di sekolah sudah di kenalkan dengan pelajaran tentang
pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila (P4) sehingga kami dulu
memahami betul tentang Pancasila dan UUD 45 dan kami bisa praktekkan
dalam kehidupan Berbangsa dan bermasyarakat di mana kami tinggal.
Tapi sekarang ini banyak generasi muda yang isi dari Pancasila itu
sendiri tidak di hafal,karena kurangnya pemahaman tentang Pancasila
sehingga mengimplementasikan Pancasila itu sendiri banyak yang tidak
mmengerti,oleh karena itu saya menghimbau kepada pemerintah agar di
sekolah-sekolah di adakan lagi kurikulum tentang P4 demi menjaga Bhineka
tunggal Ika, UUD 45, Pancasila dan NKRI,sehingga tetap berdiri kokoh
dalam satu koridor NKRI adalah harga mati, ungkap mantan walikota Bitung
tahun 20-an.
Turut hadir dalam kegiatan komsos,ketua Pepabri kabupaten Minahasa,Max
Rambitan,ketua LVRI kabupaten Minahasa Jouce Rumbai,anggota LVRI,anggota
Pepabri,anggota KBT,di akhiri kegiatan ada foto bersama.
Bhineka tunggal Ika
Pancasila
UUD 45
NKRI.
| Anggota LVRI, Pepabri, PPAD |
| anggota LVRI, Pepabri, PPAD |
Komentar
Posting Komentar